Laporan-laporan Rb1 48

Laporan/berita Rabi’ul Awwal 1448h

laporan/berita 14.Agt.26 — 30.Sfr.48 (KRHH]

mayoritas Nusantara hari ke-1 Rabi’ul Awwal 1448 = 15 Agustus 2026 mengikut penanggalan kasat-mata-umum; simaklah almanak daring di bit.ly/krhhNus

whatsapp image 2026 08 14 at 17.18.59
Hilal sudah terlihat, namun tidak nampak di foto (latar belakang masih terang)
Bulukumba, Sulawesi Selatan
whatsapp image 2026 08 14 at 17.36.54
18 menit kemudian

[Nais via WA grup formatur korwil pulau Sulawesi]

whatsapp image 2026 08 14 at 17.38.35
Baubau, Sulawesi Tenggara

[anggota Safiuddin via WA grup formatur korwil pulau Sulawesi]

whatsapp image 2026 08 14 at 17.45.51
Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

[Awalludin Ribittara via WA grup formatur korwil pulau Sulawesi]

image
image
(2 foto di atas) Jombang, Jawa Timur

[anggota Anda Jaya via grup Telegram]

image
image
(2 foto di atas) Ciamis, Jawa Barat

[pengurus Inggo Nugraha via grup Telegram]

image
Bungo, Jambi

[anggota Arumi Arsyila (Putri Kurniawati) via grup Telegram]

image
Tegal, Jawa Tengah

[pengurus Ahmad Adjie via grup Telegram]

image
Kuala Baram, Miri, Sarawak, Malaysia

[donatur Taufiq Sgk via grup Telegram]

qris birubingkai
bantu dawamkan laporan-laporan rukyat hilal; berdonasilah melalui QRIS ini, terimakasih
(mohon sampaikan buktinya ke +62 811 238 387)

laporan/berita 15.Agt.26 — 01.Rb1.48 (KRHH]

Bismillah: malam ini malam ke-2 Rb1… cobalah merukyat hilal bbrp menit SEBELUM azan magrib, terus setelah solat magrib rukyat lagi, terus deket isya rukyat lagi. Bandingkan; PASTI seolah-olah semakin tebal. Itulah pengaruh perbandingan terangnya latar belakang langit. Padahal tebal hilal hampir sama dalam kurun waktu itu.

image
hilal malam ke-2 setelah salat magrib di Tegal, Jawa Tengah

[pengurus Ahmad Adjie via grup Telegram]

image
hilal malam ke-2 sebelum azan isya di Tegal, Jawa Tengah

[pengurus Madihah Bajri via grup Telegram]

laporan/berita 16.Agt.26 — 02.Rb1.48 (KRHH]

image
hilal malam ke-3 sebelum azan isya di Tegal, Jawa Tengah

[pengurus Madihah Bajri via grup Telegram]