TTWS-RAH

TTWS = “Tanda-tanda Waktu Shalat” … bisa jadi merujuk pada buklet ini: bit.ly/ttws-id atau bit.ly/TTWS-id1, bisa pula tanda-tanda sebenarnya, yang PASTI Allah sediakan bagi diri kita semua (di mana saja kapan saja dalam keadaan apapun; walaupun sepertinya berbeda-beda setiap orang). Mirip dengan rukyat–yang tak lagi dilihat sebaiknya nyata lagi–ttws kini pun dianggap cukup sirri (tak nyata)2.

RAH = “Rukyat atau Hisab?” … merujuk pada buklet ini: bit.ly/rah-id atau bit.ly/RAH-id3. Di buku panduan itu kami memandang semua jenis perkiraan penanggalan hijri4 sebenarnya rukyat pula; sebenarnya rukyat vs. rukyat bukan rukyat vs. hisab. ‘Hisab’ bagi kami adalah cara-cara hitung hari semisal ABOGE atau ASAPON.

rahsampul
  1. English: bit.ly/stp-en atau bit.ly/STP-en. ↩︎
  2. Padahal jelas terkenal di Indonesia penentuan subuhnya terlalu pagi/terlalu awal; kementrian agama Indonesia menentukan -20° (minus dua puluh derajat, jika di wilayah tropis ini sama dengan sekitar 80 menit sebelum terbit Matahari) sedangkan kebanyakan periset & pengamat menemui Fajar Shadiq di Nusantara berkisar 15-18° (melalui bantuan alat ditambah pengamatan dengan mata); NU (Nahdlatul Ulama) sendiri melakukan riset dengan alat, hasilnya -20°! Riset ini diragukan banyak pihak karena datanya tak layak/tak saintifik; KRHH meragukannya karena (1) memakai alat dan (2) lokasinya. ↩︎
  3. English: bit.ly/soc-en atau bit.ly/SOC-en. ↩︎
  4. Misal MABIMS, KHGT, Imkaan-Rukyat, penggunaan CCD modern dan perangkat komputer dan pemrosesan citranya, Wujudul Hilal, Ummul Quro, dlsb. ↩︎
bks01
Bada azan (yang pasti lambat beberapa menit dari terbenam Matahari), pasti hilal sudah ada namun belum nampak sebab latar belakang langit masih lebih terang dari hilalnya.
bks02
Sda.
bks03
Sda.
bks04
Mulai nampak.
bks05
Makin jelas.

Total foto = 15 bisa dilihat di sini (dalam seri yang sama dengan atas; lokasi di pantai Tapak Paderi Bengkulu memakai tripod dan kamera Nikon Lumix Coolpix 330. File asli dalam bentuk NRW), bagi yang membutuhkan file digital aslinya hubungi ketua@krhh.or.id (satu foto rata-rata sekitar 25 MB).